Mau Klaim Asuransi? Pahami Dulu Beda Klaim Cashless dan Reimburse


Masalah klaim asuransi menjadi hal yang utama harus Anda pahami ketika memiliki salah satu produk asuransi kesehatan. Secara umum ada dua cara klaim asuransi yaitu dengan Cashless dan Reimburse. Banyak yang menilai klaim asuransi Cashless lebih unggul dibandingkan Reimburse. Namun benarkah demikian?

Jika melihat secara sepintas, jelas cashless lebih menguntungkan karena Anda bisa menggunakan asuransi ini kapan saja meskipun sedang tidak memiliki uang tunai. Namun perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya masing-masing cara memiliki keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahaminya, ada baiknya Anda mengetahui beberapa perbedaan dari kedua cara klaim tersebut.

Read More

Perbedaan Klaim Cashless dan Reimburse

1. Proses Klaim

Seperti yang telah disebutkan, sistem cashless tidak menuntut Anda memiliki uang tunai saat memanfaatkan asuransi ini. Karena Anda hanya perlu menyerahkan kartu peserta asuransi yang dimiliki kepada pihak rumah sakit. Pihak rumah sakit kemudian akan mengecek apakah kepesertaan masih aktif atau tidak serta apakah hal pelayanan kesehatan masuk ke dalam hal yang dapat diklaim. Jika masih maka petugas tinggal menggeseknya dan Anda tidak perlu membayar dengan uang tunai. Sehingga Anda tidak perlu lagi melewati proses klaim yang lama dan rumit.

Hal berbeda terlihat pada sistem klaim Reimburse. Anda diwajibkan untuk melunasi semua tagihan terlebih dahulu secara pribadi. Tidak hanya itu, saat berobat Anda juga harus membawa formulir khusus yang ditandatangani dokter dan diberi cap. Setelah itu, barulah Anda mengajukan proses klaim dengan menyertakan formulir tersebut beserta beberapa dokumen pendukung lainnya.

2. Dukungan Rumah Sakit

Untuk masalah dukungan rumah sakit juga sangat berbeda sekali. Sistem klaim Cashless memang sangat mudah sekali dan sangat cepat. Sayangnya ternyata tidak semua rumah sakit mendukung layanan ini. Hanya ada rumah sakit tertentu yang bisa Anda manfaatkan dengan sistem Cashless.

Nah sedangkan untuk sistem Reimburse, Anda bisa bebas memilih rumah sakit yang ingin dituju. Karena sistem klaim manual didukung oleh semua rumah sakit.

Sebab pada dasarnya Anda yang membayarkan biaya rumah sakit terlebih dahulu. Baru pihak perusahaan asuransi akan menggantinya.

Sehingga jika rumah sakit ternyata tidak mendukung Cashless maka dengan sangat terpaksa Anda harus menggunakan sistem Reimburse. Bisa juga dengan memindahkan perawatan ke rumah sakit yang mendukung Cashless.

3. Proses administrasi

Hal lain yang membedakan adalah lamanya proses administrasi yang dibutuhkan oleh pihak rumah sakit. Untuk yang menggunakan asuransi dengan sistem cashless, maka pihak rumah sakit harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu pada pihak asuransi. Hal ini menyebabkan proses administrasi menjadi lebih lama. Terkadang bahkan bisa menghabiskan waktu 1 jam atau lebih jika pihak asuransi sulit dihubungi.

Berbeda dengan sistem reimburse di mana Anda membayar secara pribadi sehingga pihak rumah sakit akan langsung memproses pembayaran Anda. Dengan begitu, prosesnya akan menjadi jauh lebih cepat.

Antara Cashless dan Reimburse memang memiliki perbedaan masing-masing. Setelah membaca penjelasan di atas, manakan yang menurut Anda lebih baik dipilih?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *